SOLO, JAWA TENGAH – Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang berlangsung dari tanggal 6 hingga 13 Oktober 2024 di Solo telah menjadi ajang bagi para atlet disabilitas untuk menunjukkan prestasi mereka. Di hari pertama, kontingen National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dari Kalimantan Barat berhasil meraih 2 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu.
Chief de Mission (CDM) kontingen Kalbar, Muhammad Alfarizi, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini. “Pada hari pertama pertandingan, kita sudah berhasil meraih 2 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu,” ujarnya kepada media pada Selasa (8/10).
Medali emas pertama diraih oleh Erlansyah dari cabang olahraga (cabor) para renang, yang berhasil memenangkan nomor S8 400 meter gaya bebas putra. Sementara emas kedua diperoleh Abdul Hadi dari cabor para angkat berat di kelas 49 kg putra, dengan prestasi yang memecahkan rekornya sendiri.
“Medali perak juga tidak kalah membanggakan,” tambah Alfarizi. Di cabang para renang, Heri berhasil meraih perak di nomor S9 400 meter gaya bebas putra. Selain itu, atlet Vivi Utami dari cabor para angkat berat di kelas 41 kg putri turut menyumbangkan perak. Atlet lainnya, Erlansyah, kembali mendapatkan perak di nomor S8 100 meter gaya bebas putra, serta Alep di nomor S5 gaya punggung putra.

Kontingen Kalbar juga berhasil menyabet medali perunggu dari cabor atletik melalui Sri Suryani di nomor F42 lempar lembing putri, serta dari Stevanus Jhony di cabor para angkat berat kelas 49 kg putra.
Ketua NPCI Kalbar, Mustaat Saman, turut mengapresiasi perjuangan keras para atlet disabilitas Kalimantan Barat. “Saya sangat bangga, terutama kepada Erlansyah yang akhirnya meraih medali emas setelah lima kali berjuang di Peparnas,” ujarnya.
Mustaat juga menyoroti keberhasilan Abdul Hadi yang tidak hanya meraih emas, tetapi juga memecahkan rekornya sendiri dengan total angkatan 171 kg di kelas 49 kg. “Ini prestasi yang sangat spektakuler,” imbuhnya.
Sebagai penutup, Mustaat menghimbau kepada seluruh atlet Kalbar untuk terus berjuang dengan semangat yang sama. “Kita sudah sampai sejauh ini dengan semangat, kekeluargaan, dan kebersamaan. Mari kita tuntaskan perjuangan kita untuk membanggakan Kalimantan Barat,” tutupnya.












