Presiden Prabowo Subianto Meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Secara Nasional Di Seluruh Indonesia

Lintas-News, Maluku – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto Secara Meresmikan 1.061 Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Secara Serentak Di Seluruh Indonesia Pada Sabtu (16/5/2026)

Proses Peresmian Melalui Meeting Zoom Itu Dipusatkan Di Gerai KDKMP Desa Waetele Kecamatan Waeapo Kabupaten Buru Provinsi Maluku

‎Kegiatan Tersebut Turut Hadir Wakil Bupati Buru H. Sudarmo, S.P., M.Si., Wakil Bupati Buru Selatan Gerson Eliesar Selsily, Ketua DPRD Buru Bambang Langlang Buana, S.Pd., MM., Wakapolres Buru Selatan AKBP Andi P. Lorena, serta unsur Forkopimda Kabupaten Buru dan Buru Selatan.

‎Dalam Keteranganya, Letkol Inf. Heribertus Purwanto Menjelaskan, Pemerintah Menargetkan Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih Di Berbagai Daerah. Pada Tahap Awal, Sebanyak 1.061 Koperasi Dijadwalkan Mulai Diluncurkan Operasionalnya, Sementara Target Nasional Pada Juli 2026 Mencapai 20.000 Koperasi Yang Akan Dioperasikan Secara Serentak Di Seluruh Indonesia.

‎“Untuk Kabupaten Buru, Kami Berharap Pada Bulan Juli Seluruh Gerai Koperasi Merah Putih Yang Sudah Dibangun Dapat Mulai Dioperasionalkan,” Ujarnya.

‎Menurutnya, Koperasi Tersebut Nantinya Akan Menjadi Pusat Perdagangan Berbagai Komoditas Unggulan Daerah Yang Berasal Dari Masyarakat Setempat. Di Wilayah Dataran Waeapo, Komoditas Seperti Padi, Jagung, Dan Sayur-Sayuran Akan Menjadi Fokus Perdagangan Koperasi.

‎Sementara Itu, Untuk Wilayah Pegunungan, Hasil Perkebunan Seperti Cengkeh Dan Pala Juga Diharapkan Dapat Dipasarkan Melalui Koperasi Guna Meningkatkan Nilai Jual Hasil Tani Masyarakat.

‎Selain Komoditas Pertanian Dan Perkebunan, Kebutuhan Pokok Masyarakat Atau Sembako Juga Akan Menjadi Bagian Utama Dari Aktivitas Perdagangan Di Koperasi Merah Putih.

‎Dandim Menegaskan, Keberadaan Koperasi ini Diharapkan Mampu Memutus Mata Rantai Tengkulak Yang Selama ini Mempengaruhi Stabilitas Harga Hasil Pertanian Masyarakat.

‎“Ketika Komoditas Masyarakat Dipusatkan Melalui Koperasi, Maka Harga Jual Dapat Lebih Stabil Sehingga Kesejahteraan Petani Bisa Meningkat,” Jelasnya.

‎Program Koperasi Merah Putih Diharapkan Menjadi Solusi Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Sekaligus Membuka Akses Perdagangan Yang Lebih Luas Bagi Petani Dan Pelaku Usaha Lokal Di Kabupaten Buru Maupun Buru Selatan. (Hrz)