LINTAS NEWS, PONTIANAK – Suatu hal yang sulit dibantah bahwa keberadaan pelabuhan sangat urgen bagi masyarakat kalbar. Uang beredar sesungguhnya lebih banyak masuk dari pintu pelabuhan, 80 % konsumsi masyarakat kalbar masuk dari pintu pelabuhan.
Mnurut Dr. Herman Hofi Munawar walaupun kalbar memilki pontensi lahan pertanian yang cukup menjanjikan namun masih dalam mimpi disiang hari.
“Kalbar saat ini memiliki pelabuhan Kijing di Kabupaten Mempawah yang katanya Pelabuhan yang berstandar Internasional terbesar di pulau Kalimantan. Namun hingga saat ini belum kelihatan geliat aktifitas yang menunjukkan berstandar Internasional,” sampainya kepada media Lintas News. Kamis 6/6/2024
Penaatan infrastruktur masih jauh “panggang dari api”, management pengelolaan pelabuhan masih banyak hal yang perlu penataan. Begitu juga persoalan PBM masih perlu di benahi.
“Management pelabuhan harus bisa menciftakan ekosistem atau iklim usaha yang kondusif, harus menjadi pertumbuhan dunia usaha yang lebih baik. Mengapa hal ini menjadi penting karena akan berpengaruh pada perekonomian daerah yang pada akhir distribusi barang akan terganggu,” terangnya
“Sebagai warga Kalbar, sangat berharap optomalisasi fungsi pelabuhan kijing segera di wujudkan. Dan kita berharap tidak terjadi monopoli dalam aktivitas bisnis di pelabuhan kijing,” harapnya Herman Hofi Munawar.
Kalimantan Barat sangat berkepentingan bukan hanya karena merupakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat yang berdomisili di Mempawah, akan tetapi pelabuhan laut menjadi sangat penting bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat kalbar. 80% konsumsi masyarakat kalbar masuk melalui pintu pelabuhan laut.
“Boleh dikatakan pelabuhan laut menjadi tulang punggung bagi distribusi barang, dan jasa yang ada di wilayah Kalimantan Barat di 14 Kabupaten dan Kota,” ucapnya.
Mengingat begitu strategisnya pelabuhan laut bagi masyarakat kalbar maka diharapkan pelabuhan laut betul-betul berfungsi secara optimal baik dalam bongkat muat barang maupun aspek penegakan hukum di pelabuhan dan keamanan pelayaran.
“Saat ini dirasakan Bongkar muat barang di pelabuhan Dwikora pontianak termasuk di pelabuhan kijing masih terlalu lama atau masih membutuhkan waktu yang cukup lama sebab banyak terjadi permainan-permainan oknum yang mencari keuntungan pribadi dan golongan juga sebagai penghambat,” kata Herman Hofi
Tentu saja hal ini akan berdampak terhadap distribusi dan cost yang harus dikeluarkan pengusaha, akan berimbas terhadap harga barang. Oleh karena perlu ada penataan lebih baik lagi dalam hal bongkar muat barang baik di pelabuhan dwikora maupun pelabuhan kijing.
Selain itu keamanan dan kenyamanan pelabuhan harus selalu terjaga dengan baik dan jangan ada pungli-pungli yang terjadi.
“Syahbandar sebagai pejabat administrasi tertinggi di pelabuhan dan Penyidik Pegawai negeri sipil (PPNS) di berikan kewenangan untuk melaksanakan penegakam hukum.
Serta memberikan pemahaman bersama kewenangan antara instansi sesuai dengan tugas dan pungsinya masing-masing harus tegas dan transparan serta jangan tutup mata jika ada pelanggaran dan adanya barang barang tidak memiliki dokumen. leluasa keluar masuk di pelabuhan hingga merugikan negara dan daerah,” tutupnya Herman Hofi Munawar.
Hadin












