Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia Gelar Bakti Sosial Di Desa Sekilap Kabupaten Landak

Fofo Bersama Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak, Program Studi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia,

LINTAS NEWS, PONTIANAK – Bakti Sosial Mahasiswa (BSM) merupakan kegiatan rutin tahunan Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak khsusnya pada Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 18 hingga 23 Mei 2024 lalu.

Rangkaian kegiatan tersebut bertajuk Peduli Pendidikan, Lingkungan, Ilmu dan Etika (PELITA), diikuti 166 peserta dan 46 panitia serta di dampingi beberapa dosen di Desa Sekilap, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak (18/05/2024).

Ketua panitia PELIKA, Dani Isma Putra mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mahasiswa agar dapat memahami tempat mereka berada, terutama mahasiswa yang tinggal di desa orang.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung, untuk rekan-rekan mahasiswa tetap menjaga etika kalian selama tinggal di tempat orang, jadikanlah kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua” Sampainya (17/05).

Ditempat yang sama, Dekan Fakultas Bahasa Indonesia Muhammad Lahir berpesan, kepada rekan-rekan mahasiswa untuk antusias dan terus belajar dari kultur kehidupan di masyarakat sehingga menjadi bekal mahasiswa untuk hidup bermasyarakat ke depannya.

“Kegiatan ini bertujuan melatih mahasiswa untuk menjadi masyarakat yang baik di masa depan dan dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan mahasiswa mendapatkan pengalaman yang tentunya dapat mereka gunakan setelah selesai menempuh masa pendidikan nanti”. Ujar Muhammad Lahir, M.Pd (17/05).

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang tinggi, sebanyak 200 mahasiswa berangkat ke Desa Sekilap untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat setempat.

Kehadiran mahasiswa langsung mendapat sambutan dengan baik oleh Kepala Desa beserta jajarannya serta warga Desa Sekilap.

Kepala Desa Sekilap, Yusnadi menerima kedatangan para mahasiswa dengan suka rela. Ia menyambut rombongan dengan baik, namun di samping itu ia senantiasa berharap mahasiswa dapat mengambil pengalaman dari Desa Sekilap.

Fofo Bersama Mahasiswa Universitas PGRI Pontianak, Program Studi Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia,

“Kami selaku warga desa menerima adik-adik mahasiswa Universitas PGRI Pontianak dengan senang hati, di kampus adik-adik hanya mendapatkan teori, dan di kegiatan inilah adik-adik mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk berbaur dengan masyarakat. Semoga dengan kegiatan ini kalian nantinya akan menjadi pribadi yang baik di lingkungan masyarakat tempat kalian berada,” ucap Yusnadi saat upacara pembukaan, Sabtu, 18 Mei 2024.

Kegiatan bakti sosial mahasiswa yang diselenggarakan selama 6 hari, tentunya banyak pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa kepada masayarakat Desa Sekilap melalui program kerja yang sudah disiapkan selama kegiatan ini.

Program kerja yang dilakukan oleh mahasiswa diantaranya seperti turun langsung ke sekolah membantu guru, membuat dan memasang plang jalan, nomor rumah warga, membersihkan lingkungan dan tempat ibadah serta menyalurkan buku-buku di perpustakaan, dan melakukan bimbel untuk anak-anak di Desa Sekilap.

Tidak hanya itu, saat malam penutupan kegiatan juga diadakan malam keakraban (Makrab) di halaman kantor Desa Sekilap bersama warga setempat yang dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2024. Dalam acara malam keakraban tersebut anak-anak didikan mahasiswa turut meramaikan acara dengan penampilan-penampilan yang menarik. Adapun pertunjukan yang ditampilkan dalam acara malam keakraban seperti membaca pantun, puisi, menari, menyanyi, dan paduan suara.

Perpisahan mahasiswa dengan masyarakatpun terjadi sangat haru, setiap kelompok mahasiswa di setiap rumah mengadakan perpisahan dan penyerahan bingkisan kepada pihak tuan rumah sama sekali tak terlepas dari momen air mata.

Kegiatan ini membuat kesan yang sangat mendalam baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat setempat, sehingga dapat mempererat hubungan mahasiswa dan masyarakat di Desa Sekilap.

Kepulangan mahasiswa dijemput dengan 6 bus yang datang dari arah Landak dan dari arah Pontianak tiba pada tanggal 23 Mei 2024. Penjemputan mahasiswa pun sekaligus menjadi berakhirnya kegiatan bakti sosial mahasiswa yang diadakan oleh Himpunan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMBSI) di Desa Sekilap.