“Pomal” Ketapang Berhasil Mengamankan Barang-Barang Muatan Tongkang Tenggelam Dari Para Penyelam Illegal

lintasnews, Kalbar – Tenggelamnya kapal tongkang bermuatan pasak bumi dan puluhan mobil Trealler di sekitar perairan pulau Karimata, saat terjadi peristiwa tersebut ditarik oleh Kapal Tagbout KM KARYATAMA SRIWIJAYA dengan rute Jakarta pelabuhan Kijing.Peristiwa tenggelamnya kapal tongkang tersebut saat ini menjadi sorotan publik karena selain berdampak gannguan lalu lintas kapal-kapal nelayan dan berpotensi membahayakan kapal-kapal nelayan yang melakukan penangkapan ikan di sekitar pulau tersebut.

Dan berdasarkan  informasi yang diterima Redaksi media www.lintas-news.com Tim melakukan penelusuran terkait adanya peristiwa tenggelamnya Kapal Tongkang tersebut dan ditemukan sebagian muatannya telah diangkat dan dinaikkan ke pulau-pulau terdekat oleh masyarakat sekitar yang bertujuan untuk membersihkan jalur lalu lintas nelayan pencari ikan disekitar pulau tersebut.

Ironisnya, Hampir satu (1) tahun peristiwa tenggelamnya Kapal Tongkang tersebut hingga saat ini belum ada tindakan dari pihak instansi perintah terkait yang melakukan pembersihan atau pengangkatan bangkai Kapal tongkang tersebut.

Namun berdasarkan dari hasil penelusuran Tim Redaksi media ini ditemukan informasi adanya penangkapan yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum terhadap beberapa orang yang melakukan pengangkatan sebagian muatan kapal tersebut.

Menurut keterangan dari seorang narasumber yang meminta agar namanya dirahasiakan, penangkapan tersebut dilakukan oleh pihak Pomal karena dianggap melakukan pencurian terhadap muatan kapal tongkang tersebut.

“Kalau mau di urus, udah terlalu lama,, kenapa ngak dari pertama, awal kapal Nye di ambil barang nya,, soalnya tengelam nya tongkang tersebut,, terlalu dekat dengan daratan,, dan juga masuk kawasan cagar Alam Karimata,”Ungkap salah satu warga.

Pihak Pomal Ketapang Kalbar saat dikonfirmasi kepada Tim redaksi Lintas-News.com menjelaskan.

“Masyarakat setempat melaksanakan penyelaman dan mengambil barang2 disana lalu kita amankan seluruh barangnya, dan jadi Barang-Bukti di kantor kami, sambil menunggu pemiliknya datang. Dan tidak ada penahanan 1 orang pun seperti yang dimaksud.”Jelas Letnan Ricky, Penerangan Lanal Ketapang. Senin (18-05-26).

Perkembangan kasus ini akan terus dipantau dan diberitakan setelah ada keterangan resmi dari pihak-pihak terkait. (Red)