Dr. Anas Al Hifni Dorong Kolaborasi Strategis STEI Abdussalam dan Sunan Drajat di Lamongan

Foto. Dr. H.Anas Al Hifni S,E.i, M.S.i saat menyampaikan materi di hadapan dosen STEI Abdussalam. Sabtu, 7/12/2024 pagi

KUBU RAYA – Dalam upaya meningkatkan kapasitas bisnis dan perekonomian di lingkungan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Abdussalam, Dr. H. Anas Al Hifni, S.E.I., M.S.I., memberikan pelatihan ekonomi di Jalan Parit Surabaya, Desa Pasak, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya. Sabtu, 07/12/2024 pagi

Pelatihan ini dihadiri oleh para dosen STEI Abdussalam dengan tujuan memperkuat pemahaman dan kerja sama strategis dalam pengembangan bisnis berbasis ekonomi Islam.

Dr. Anas Al Hifni, yang juga memiliki pengalaman mendalam di bidang ekonomi Islam, menjadi narasumber utama dalam kegiatan ini. Dalam penyampaiannya, Dr. Anas Al Hifni menyoroti pentingnya sinergi antara STEI Abdussalam dan institusi Sunan Drajat yang berada di Lamongan, Jawa Timur.

Kerja sama ini mencakup berbagai aspek, termasuk dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Sunan Drajat. Selain itu, beliau menekankan perlunya kolaborasi dalam mengembangkan program-program berbasis ekonomi syariah yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun kerja sama strategis yang berkelanjutan antara STEI Abdussalam dan Sunan Drajat. Melalui pelatihan ini, diharapkan dosen dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis syariah,” ujar Dr. Anas Al Hifni

Para dosen dengan antusias dengan pelatihan ini memberikan wawasan baru dalam mengelola bisnis serta membuka peluang kolaborasi dengan institusi lain.

Rektor STEI Abdussalam, Dr. Hafidloh, S.EI. M.M, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyatakan apresiasi terhadap kontribusi Dr. Anas Al Hifni dalam mendukung kemajuan lembaga.

Kegiatan pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen STEI Abdussalam untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi Islam dalam praktik nyata.

Rencana kerja sama dengan Sunan Drajat diharapkan dapat segera terealisasi, termasuk pengiriman mahasiswa untuk mengikuti program MBKM di Lamongan.