PONTIANAK – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kalimantan Barat mengadakan pendidikan politik dengan tema wawasan kebangsaan.
Kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat sinergi visi dan misi partai dalam menghadapi tantangan ke depan.
Ketua DPW PAN Kalimantan Barat, H. Boyman Harun, S.H., yang juga anggota DPR RI, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian kerja partai untuk memperkokoh posisi dan peran PAN di berbagai tingkatan pemerintahan.
“Setelah pemilu dan pilkada, PAN berhasil menambah jumlah anggota legislatif di tingkat kabupaten, provinsi, dan kota, serta memenangkan sejumlah posisi eksekutif seperti bupati dan wakil wali kota. Keberhasilan ini harus diiringi dengan langkah nyata,” ujar Boyman di Hotel Golden Tulip Pontianak. Senin, 23/12/2024.
Ia menekankan bahwa seluruh kader, mulai dari DPR RI hingga tingkat kabupaten/kota, harus menjalankan tugas dan fungsi mereka secara maksimal demi kepentingan masyarakat. “Ini adalah prioritas utama kami,” tambahnya.
Boyman juga menyoroti pentingnya mendukung program Ketua Umum PAN yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Pangan. Salah satu fokus utama pemerintah di bawah Presiden Prabowo adalah mengurangi ketergantungan pada impor bahan pokok seperti beras, gula, garam, dan jagung.
“Kader PAN wajib mendukung program ini, mulai dari tingkat desa hingga provinsi. Ini adalah tanggung jawab kita untuk mendorong kemandirian pangan nasional,” tegasnya.
Terkait evaluasi hasil pilkada, Boyman mengungkapkan bahwa partainya berhasil mendukung dan memenangkan sejumlah kepala daerah.
“Dari empat kabupaten/kota yang kami prioritaskan, kami berhasil mengusung 10 kepala daerah. Ini pencapaian luar biasa yang membanggakan,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Boyman juga menyoroti permasalahan infrastruktur, terutama kondisi jalan nasional yang kerap terdampak banjir. Ia menekankan perlunya langkah konkret pemerintah untuk menangani masalah ini.
“Saya selalu mengingatkan pemerintah untuk segera mengambil tindakan terhadap jalan nasional yang rusak akibat banjir, terutama di daerah seperti Surabaya. Ini demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat,” katanya. (Bella)












