lintasnews, Kalbar – Pemasok Rokok diduga illegal terbesar kembali menjadi sorotan publik di Kalimantan Barat, Satu kontainer penuh berisi rokok ilegal yang diduga menggunakan Pita Cukai palsu ditemukan menumpuk di Area pergudangan Borneo Icon, Ironisnya, pergudangan Borneo Icon tersebut hanya berjarak beberapa meter dari Mapolres Kubu Raya. Kamis (17-04-25). 

Dari temuan Rokok Ilegal di Pergudangan Borneo Icon persisnya di Kecamatan Sungai Ambawang Kubu Raya, ini merupakan sebuah tamparan untuk wajah Pengawasan Aparat dan instansi terkait, khususnya Bea dan Cukai juga buat instansi terkait lainnya.
Berdasarkan temuan Tim Investigasi gabungan wartawan dan lembaga independen pada Kamis pagi, 17 April 2025, terungkap keberadaan Kontainer mencurigakan. Ketika dibuka, terlihat jelas ratusan karton rokok berbagai merek dengan Pita Cukai yang tidak sesuai atau patut diduga palsu.
Salah karyawan gudang berinisial Ahg saat dimintai keterangan mengatkan.
“Saya cuma kerja. Soal isi kontainer, bukan urusan saya. Bos saya, Cdr sedang di luar negeri,”Katanya.
Kontainer ini diketahui keluar dari Pelabuhan Pontianak, sehingga keberadaan Satu Kontainer Rokok ini menjadi tanda tanya publik terhadap pengawasan Bea dan Cukai juga instansi terkait lainnya.
Terkait viralnya pemberitaan temuan satu kontainer rokok yang diduga illegal menjadi perbincangan hangat di masyarakat luas, salah seorang warga pontianak yang tidak mau namanya disebut saat bersantai di warung kopi mengatakan.
“Baguslah kalau rokok illegal itu banyak sebab harganya pun terjangkau.” Celotehnya.
Ironis lagi, Gudang penyimpanan Rokok ini justru berdampingan dengan Polres Kubu Raya. Mungkinkah Rokok illegal ini bisa melenggang melewati dua institusi pengawasan vital tanpa terdeteksi.
Dari hasil penelusuran ini, Tim Media mensinyalir adanya, praktik “Main Mata” dengan oknum. Sehingga para Mafia Pajak ini dengan leluasa berlenggang keluar masuk Pelabuhan bahkan Gudang penyimpanannya berdampingan dengan Mapolres Kubu Raya. (Red)
Bersambung,…
Dikutip dari Targetnews.id












