KUBU RAYA – Kepala Desa Ambawang Kuala, H. Asmadi, menantang Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Darwis, untuk menghadirkan bukti atas tuduhan yang dilontarkan. Tuduhan tersebut menyebutkan bahwa H. Asmadi meminta uang setiap kali ada proyek yang masuk ke wilayahnya.
“Waktu itu saya diundang di salah satu acara, duduk bersama teman-teman. Kemudian saya didatangi oleh Anggota DPRD Kalbar, Muhammad Darwis, yang menyampaikan tuduhan bahwa saya meminta uang terkait proyek setiap kali masuk ke wilayah saya,” ujar H. Asmadi, Rabu, 11/12/2024.
H. Asmadi mengaku terkejut dengan tuduhan yang disampaikan oleh Darwis di tengah keramaian itu. Menurutnya, pernyataan itu merupakan pencemaran nama baik.
“Saya berkali-kali bertanya kepada beliau, proyek apa yang dimaksud, di mana lokasinya, dan kepada siapa uang itu diberikan? Namun, beliau tidak dapat menjelaskan dan hanya mengatakan akan menanyakan kepada anak buahnya,” ungkap Asmadi.
H. Asmadi meminta agar Muhammad Darwis segera memberikan klarifikasi atas tuduhan yang dilontarkan. “Saya masih memberikan ruang untuk klarifikasi. Namun, jika tidak ada penjelasan, kami akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut,” kata Asmadi.
Menurutnya, tuduhan tersebut tidak hanya merugikan dirinya secara pribadi, tetapi juga mencoreng citra pemerintah desa. Ia menegaskan bahwa pernyataan tersebut telah menciptakan keresahan di masyarakat Ambawang Kuala.
“Saya berharap saudara Darwis dapat segera melakukan klarifikasi kepada saya dan masyarakat desa Ambawang Kuala. Tuduhan ini sangat tidak berdasar dan merugikan banyak pihak,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Muhammad Darwis belum memberikan klarifikasi atau tanggapan atas tuduhan tersebut meski telah dihubungi oleh tim media melalui Via WatshaAp dan tlp. Rabu, 11/12/2024 sore** (HaDin)












