KOLABORASI LKHAI, JIMLY SCHOOL, DAN FORJASI GELAR WEBINAR NASIONAL

lintasnews, Surabaya –  Perubahan dunia usaha yang semakin cepat, kompleksitas kontrak bisnis, dinamika pengadaan barang dan jasa, serta meningkatnya potensi sengketa hukum menuntut sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. (01-10-26).

Menjawab tantangan tersebut, Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) berkolaborasi dengan Jimly School of Law and Government dan PT Forjasi Lentera Indonesia (FORJASI) akan menyelenggarakan Webinar Nasional Terbuka untuk Umum dan Semua Kalangan.

Webinar mengangkat tema:
“Urgensi Pengembangan Kompetensi dalam Dinamika dan Perkembangan Hukum Bisnis”

Kegiatan akan berlangsung:
Hari/Tanggal: Rabu, 21 Oktober 2026
Waktu: 19.00 WIB–selesai
Platform: Zoom Meeting
Peserta: Terbuka untuk umum dan mahasiswa seluruh Indonesia

Mengapa Kompetensi Hukum Bisnis Semakin Penting ?

Ketua Umum LKHAI sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., mengatakan perkembangan dunia usaha dan kebutuhan organisasi terhadap tenaga profesional hukum telah mengalami perubahan.

Menurutnya, lulusan hukum maupun praktisi tidak cukup hanya memahami teori hukum.

Mereka perlu memiliki kemampuan praktis yang dapat diterapkan dalam pekerjaan, khususnya dalam penyusunan kontrak, mediasi, pengadaan, audit hukum, serta penyelesaian sengketa.

“Gelar akademik tetap penting, tetapi di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja, kompetensi praktis juga semakin diperlukan.

Karena itu, mahasiswa, lulusan hukum, aparatur pemerintah, praktisi maupun pelaku usaha perlu memahami bagaimana kompetensi profesional dapat dikembangkan dan dibuktikan,” Ujar Mohammad Syarifudin Abdillah.

Ia menambahkan, kesalahan memahami atau menyusun klausul kontrak dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi perusahaan maupun pemerintah. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari upaya pencegahan sengketa dan kerugian.

Hadirkan Pakar Kompetensi dan Praktisi Dunia Usaha

Webinar nasional ini menghadirkan dua narasumber dengan perspektif yang saling melengkapi.

Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C., Direktur LSP Jimly dan Guru Besar Universitas Surabaya, akan membahas perkembangan kompetensi profesional di bidang hukum, termasuk sertifikasi kompetensi serta pengembangan karier yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, Lutfil Hakim, pengamat ekonomi dan bisnis sekaligus praktisi dunia usaha, akan memberikan perspektif praktis mengenai berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha, termasuk risiko hukum dalam hubungan kontraktual dan pentingnya memahami substansi perjanjian bisnis.

Acara akan dipandu Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., Ketua Umum LKHAI, sebagai moderator.

Bukan Sekadar Webinar, tetapi Ruang Belajar dan Networking

Panitia menyiapkan kegiatan ini sebagai ruang edukasi dan pertukaran pengalaman bagi berbagai kelompok masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, webinar dapat menjadi ruang untuk memperluas pemahaman mengenai pentingnya kompetensi dalam pengadaan, kontrak, mediasi, serta pengelolaan risiko hukum.

Bagi perguruan tinggi, kegiatan ini dapat menjadi bahan pengayaan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa agar tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Bagi mahasiswa dan lulusan, webinar dapat membuka wawasan mengenai berbagai peluang profesi dan kompetensi yang berkembang di bidang hukum bisnis.

Sementara bagi praktisi hukum dan pelaku usaha, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperoleh perspektif baru mengenai perkembangan hukum bisnis sekaligus memperluas jaringan profesional.

Dilengkapi E-Sertifikat dan Materi
Ketua Panitia Pelaksana dari FORJASI, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., mengatakan kegiatan ini dirancang agar peserta memperoleh manfaat yang dapat digunakan

Dilengkapi E-Sertifikat dan Materi
Ketua Panitia Pelaksana dari FORJASI, Rachmatika Ramadhani, S.Psi., mengatakan kegiatan ini dirancang agar peserta memperoleh manfaat yang dapat digunakan setelah webinar.

“Kami ingin peserta tidak hanya mengikuti webinar kemudian selesai. Karena itu, panitia menyiapkan E-Sertifikat Nasional, E-Materi, fasilitas SKPI khusus mahasiswa, serta networking nasional,”Jelasnya.

Untuk mengikuti kegiatan tersebut, peserta dapat melakukan pendaftaran melalui kontak resmi panitia.

Biaya peserta:
• Umum: Rp200.000
• Mahasiswa: Rp150.000

Panitia menyampaikan bahwa biaya tersebut merupakan harga promo kegiatan.

Pembayaran resmi:
BRI 0412-01-002586-56-4
a.n. PT Forjasi Lentera Indonesia

Pendaftaran Dibuka, Kuota Zoom Terbatas
Panitia mengajak Bupati/Wali Kota, kepala dinas, pimpinan dan dosen perguruan tinggi, praktisi hukum, pelaku usaha, mahasiswa, serta masyarakat umum di seluruh Indonesia untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai ruang belajar dan pengembangan jejaring.

Pendaftaran dan informasi resmi:
Rachmatika, S.Psi. — 0813-3175-1007
Dimas, S.Ap. — 0813-3066-7554
Izza — 0895-3352-37032
Dedy Otto, S.H., M.H. — 0878-5580-7547

Di tengah perubahan dunia kerja dan semakin kompleksnya persoalan hukum bisnis, peningkatan kompetensi menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia.

Webinar nasional ini diharapkan menjadi salah satu ruang bersama untuk mempertemukan dunia pendidikan, pemerintah, profesi hukum, dunia usaha, dan mahasiswa dalam membangun budaya kompetensi yang lebih kuat.

“Hukum kuat, SDM unggul, Indonesia maju.”

Hormat kami,
Panitia Pelaksana Webinar Nasional
Kolaborasi LKHAI × Jimly School × FORJASI

(Redho Fitriyadi)