lintasnews, Nasional – Duka mendalam dirasakan ratusan orang tua kadet program Diploma 3 Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI). Setelah 3 tahun menempuh pendidikan vokasi dengan sistem asrama dan pembinaan semi-militer, putra-putri mereka dilantik menjadi prajurit TNI dengan pangkat Sersan Dua (Serda), golongan Bintara.
Pangkat Serda tersebut sama persis dengan output lulusan Sekolah Calon Bintara (Secaba) TNI reguler yang masa pendidikannya hanya 5 sampai 6 bulan. Padahal selama kuliah, seluruh biaya hidup kadet D3 Unhan ditanggung negara melalui beasiswa penuh Kementerian Pertahanan.
“Kami sedih ….Anak kami 3 tahun dipisah dari keluarga, digembleng pagi-siang-malam. Makan, tidur, kuliah semua diatur negara. Tapi lulusnya disamakan dengan yang sekolah 5 bulan. Rasanya pengorbanan 3 tahun itu hilang,”Ungkap UN, salah satu orang tua kadet D3 Unhan asal Surabaya, Jumat (1/5).
Seperti diketahui masyarakat Umum,
Masa Pendidikan 3 tahun di Fakultas Vokasi Logistik Militer Unhan, dengan kurikulum akademik di tambah pelatihan dasar kemiliteran adalah sesuatu yang mempunyai nilai lebih dan luar biasa di banding pendidikan di Universitas lainnya.
Adapun untuk biaya selama pendidikan menggunakan Biaya Negara penuh. Berdasarkan LAKIP Kemhan 2023, pagu Unhan Rp 434,6 miliar per tahun. Estimasi nilai beasiswa per kadet D3 mencapai ratusan juta rupiah selama 3 tahun untuk asrama, makan, dan seragam.
Ironisnya Lulusan D3 UNHAN disamakan dengan lulusan SMA dalam mengikuti seleksi Bintara TNI dan dilantik dengan pangkat Sersan Dua.
Pengamat Militer menilai kebijakan ini perlu dievaluasi, menurut Komisi I DPR RI. “UU No. 34 Tahun 2004 Pasal 26 menegaskan pangkat didasarkan kualifikasi. Publik wajar bertanya, apakah kualifikasi 3 tahun kuliah vokasi pertahanan setara dengan kualifikasi 5 bulan Secaba ? Jika iya, untuk apa negara investasi 3 tahun?” Ujarnya.
Para orang tua kini berharap Presiden Prabowo Subianto selaku Menteri Pertahanan 2019-2024 yang menggagas Unhan sebagai kampus bela negara, dapat meninjau kembali skema pembinaan karier lulusan D3 Unhan agar lebih berkeadilan dan sepadan dengan lama pendidikan serta anggaran negara yang dikucurkan. *(Tim)*
Catatan Redaksi:
Hingga berita ini diterbitkan di www.lintas-news.com Redaksi “Menegaskan” tetap membuka ruang hak jawab, hak koreksi dan klarifikasi kepada: pihak-pihak yang disebutkan,
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik dan prinsip keberimbangan pemberitaan.
Redaksi menyatakan akan terus memantau dan menelusuri perkembangan polemik berdasarkan Aduan masyarakat yang hari ini mencari keadilan dalam penegakan hukum dan HAM
Redaksi www.lintas-news.com berkomitmen menyampaikan informasi yang faktual, berimbang dan relevan untuk kepentingan publik. Informasi lanjutan akan dimuat pada edisi berikutnya setelah hasil penelusuran investigasi tambahan diperoleh.












