Lintas-News, Maluku – Pertambangan Ilegal Gunung Botak Merupakan Sumber Daya Alam Yang Dikelola Secara Manual Oleh Penambang Lokal, Namun Seiring Dengan Waktu Yang Terus Berjalan Para Mafia Tambang Alias Pemburu Dolar Terus Berdatangan Untuk Melakukan Aktivitasnya.
Cara Yang Dilakukan Para Mafia Tambang Untuk Mengeruk Emas Di Tambang Ilegal Gunung Botak Sistem Dompeng Dan Rendaman Menggunakan Bahan Kimia Berbahaya (B3) Sehingga Terjadi Pengerusakan Lingkungan
Pantauan Tim Lintas News Sekira Pukul 10: 23 WIT Pada Hari Selasa (10/2/2026) Aksi Demonstrasi Yang Dilakukan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Buru Di Simpang Lima Namlea Dan Polres Buru
Dalam Aksi Tersebut Mereka Menyoroti Adanya Aktivitas Pertambangan Emas Ilegal Gunung Botak Yang Diduga Kuat Milik Saudara Haji Markus
Menurut Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Buru Sukardi Makian Seseorang Haji Markus Bukan Hanya Sekedar
Perbincangkan Tetapi Juga Menjadi Perhatian Publik
Sehingga Berbagai Tuntutan Aksi Demonstrasi Yang Dilakukan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Buru Seorang Haji Markus Tidak Dapat Diproses Secara Hukum, ” Ujarnya
Oleh Sebab Itu, Kami Secara Tegas Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Buru Mendesak Kapolres Buru Dan Jajarannya Untuk Segera Menangkap Saudara Haji Markus Sesuai Dengan Ketentuan Undang – Undang Yang Berlaku Di Negara Republik Indonesia,”Tegasnya
(Riz)












