Jembatan Garuda di Desa Pelita Jaya Kubu Raya Resmi Diresmikan, Buka Akses Warga dan Anak Sekolah

lintasnews, Kubu Raya — Jembatan Garuda sepanjang kurang lebih 50 meter di Dusun Tanjung Sari, Desa Pelita Jaya, Kecamatan Kubu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026).Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Launching 2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih yang dilaksanakan secara terpusat dan daring oleh Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipusatkan di Tr. 5 Blok C, Dusun Tanjung Sari, RT 009/RW 003, Desa Pelita Jaya. Peresmian dihadiri jajaran pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan siswa SDN 38 Kubu.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Staf Ahli Bidang Hukum Bupati Kubu Raya Awaludin, S.P., yang mewakili Bupati Kubu Raya; Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus, S.E., M.Si.; Kapolres Kubu Raya AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson, S.H., S.I.K., M.H.; Sekcam Kubu Imam Susanto, S.HI.; Pasi Intel Kodim 1207/Pontianak Kapten Inf Alexander Vigor; Danramil 09/Kubu Kapten Kav Prasetio; Kapolsek Kubu Ipda Muhammad Rosyid, S.H.; serta jajaran Pemerintah Desa Pelita Jaya.

Rangkaian kegiatan diawali pembukaan dan doa secara virtual, kemudian dilanjutkan laporan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., laporan Kapolri, penayangan video pembangunan jembatan oleh TNI dan Polri di berbagai wilayah Indonesia, serta dialog daring Presiden RI dengan masyarakat.

Dalam laporannya, KSAD menyampaikan pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas dasar.

Program awal pembangunan mencakup 1.000 titik yang terdiri atas 700 jembatan dan 300 titik air bersih. Dalam perkembangannya, pembangunan jembatan telah mencapai sekitar 2.500 titik dalam waktu hampir tujuh bulan, dengan target keseluruhan mencapai 5.000 titik.

Sebanyak 798 titik jembatan di antaranya berada di wilayah terdampak bencana. Infrastruktur tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, termasuk membuka akses menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pusat ekonomi, serta desa-desa yang sebelumnya sulit dijangkau.

Keberadaan jembatan juga mempermudah pergerakan ambulans, distribusi logistik, kendaraan, serta aktivitas masyarakat. Program tersebut diperkirakan memberikan manfaat bagi sekitar 4,5 juta jiwa.

Selain pembangunan jembatan, program tersebut mencakup sarana air bersih dan irigasi. Pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur dasar tersebut terus dilanjutkan, khususnya di wilayah terpencil dan daerah terdampak bencana.

Dalam amanatnya, Presiden RI Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto mengapresiasi jajaran TNI dan Polri yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Presiden menegaskan pembangunan ribuan jembatan dan sumber air bersih merupakan bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan bagi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

Menurut Presiden, pembangunan tidak hanya berorientasi pada proyek besar dan investasi, tetapi juga memastikan masyarakat di berbagai daerah dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil.

Pemkab Kubu Raya Apresiasi Pembangunan Jembatan

Mewakili Bupati Kubu Raya, Staf Ahli Bidang Hukum Awaludin, S.P., menyampaikan apresiasi atas pembangunan Jembatan Garuda di Desa Pelita Jaya.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat membantu masyarakat, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Kami menyambut baik pembangunan Jembatan Garuda di Desa Pelita Jaya sebagai bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dan mendukung masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah saat ini, dukungan melalui program seperti ini sangat membantu, khususnya bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan jembatan serupa dapat terus ditambah sehingga menjangkau wilayah lain yang membutuhkan akses infrastruktur.

Masyarakat juga diminta menjaga dan memanfaatkan jembatan sesuai peruntukannya agar fasilitas tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

Hubungkan Desa dan Permudah Aktivitas Warga

Dandim 1207/Pontianak Kolonel Inf Robbi Firdaus mengatakan pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

Jembatan sepanjang sekitar 50 meter tersebut diharapkan dapat menghubungkan wilayah Pelita dengan Desa Tanjung Bunga.

Keberadaan jembatan akan mempermudah berbagai aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah serta mobilitas petani dalam membawa dan memasarkan hasil pertanian.

“Lebih dari pembangunan fisik, program ini diharapkan memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian sosial,” kata Robbi.

Ia juga mengimbau masyarakat menjaga jembatan dan menggunakannya sesuai kapasitas yang telah ditentukan agar usia pakai jembatan lebih panjang.

Diresmikan dengan Pemotongan Pita

Setelah seluruh rangkaian sambutan dan kegiatan virtual selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa di lokasi jembatan.

Sekitar pukul 11.30 WIB, Dandim 1207/Pontianak secara resmi melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Jembatan Garuda di Dusun Tanjung Sari, Desa Pelita Jaya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat dan seluruh unsur yang hadir.

Seluruh rangkaian kegiatan Launching Jembatan Garuda dan Titik Air Bersih berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan tertib.

Dengan diresmikannya Jembatan Garuda, masyarakat Desa Pelita Jaya kini memiliki akses penghubung yang diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, perjalanan anak-anak menuju sekolah, aktivitas pertanian, serta membuka peluang peningkatan ekonomi dan pelayanan dasar bagi masyarakat di wilayah sekitarnya. (Rn)