lintas news, Kalbar – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Aliansi Pemuda Penjaga Perbatasan (APPP) bersama ratusan pelajar Pramuka dan sejumlah instansi lintas sektor menggelar aksi nyata pelestarian lingkungan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Melintang, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.20 hingga 12.00 WIB tersebut menjadi bentuk kepedulian generasi muda terhadap kelestarian lingkungan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Mengusung tema “Melalui Semangat Sumpah Pemuda, Pemuda Bergerak, Bumi Lestari, Masa Depan Berseri”, kegiatan ini diisi dengan apel bersama, pembacaan Ikrar Pemuda Perbatasan, pelepasliaran satwa dilindungi, serta penanaman sedikitnya 500 batang pohon di kawasan TWA Gunung Melintang.
Ketua Panitia Penyelenggara APPP Sajingan Besar, Yayan, menegaskan bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda tidak seharusnya hanya menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong generasi muda mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan dan kelestarian alam.
“Generasi muda harus berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan TWA Gunung Melintang. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga alam perbatasan merupakan investasi bagi generasi mendatang. Upaya ini membutuhkan kerja sama yang solid dari semua pihak,” ujar Yayan di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan salah satu bentuk kontribusi pemuda dalam menjaga keberlanjutan alam sekaligus memperkuat semangat persatuan di wilayah perbatasan.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sajingan Besar, Dedek. Ia mengapresiasi keterlibatan pemuda, pelajar, aparat keamanan, dan berbagai instansi dalam aksi pelestarian lingkungan tersebut.
Dedek menilai, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar semangat kepemudaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pemuda. Peringatan hari ini menjadi sarana untuk memperkuat semangat gotong royong kita semua,” ungkap Dedek.
Enam Poin Ikrar Pemuda Perbatasan
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan enam poin komitmen Pemuda Perbatasan yang dipandu Ela dari APPP. Ikrar tersebut melibatkan pemuda dari Kecamatan Sajingan Besar, Galing, dan Paloh.
Komitmen yang disampaikan berfokus pada penguatan solidaritas antarpemuda, pengembangan inovasi daerah, pelestarian budaya lokal, serta peningkatan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Ikrar tersebut menjadi simbol tekad generasi muda untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan, mendorong kemajuan daerah, dan melindungi kekayaan alam di kawasan perbatasan.
Lepasliarkan Burung Kengkareng dan Tanam 500 Pohon
Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap keanekaragaman hayati, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasliaran dua ekor burung kengkareng ke habitat alaminya di kawasan TWA Gunung Melintang.
Kedua burung tersebut sebelumnya berhasil diselamatkan dari penangkapan oleh masyarakat setempat. Pelepasliaran ini menjadi salah satu upaya untuk mengembalikan satwa ke habitatnya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perlindungan satwa liar.
Selain pelepasliaran satwa, para peserta juga melakukan penanaman sedikitnya 500 batang pohon di area yang dinilai membutuhkan penghijauan.
Kegiatan penanaman melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), aparatur desa, hingga pelajar Pramuka.
Melalui aksi tersebut, APPP bersama seluruh unsur yang terlibat berharap tumbuhnya kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian TWA Gunung Melintang sebagai bagian dari kekayaan alam Kalimantan Barat.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di kawasan perbatasan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat persatuan dan pengabdian generasi muda dapat diwujudkan melalui tindakan konkret, termasuk menjaga lingkungan agar tetap lestari bagi generasi mendatang. (Rn)












