WARGA RESAH! DIDUGA LIMBAH SEMEN TIGA RODA DIBUANG KE SUNGAI KAPUAS DI WAJOK, MANA TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN ?

lintasnews, Kalbar – Aktivitas operasional perusahaan Semen Tiga Roda di kawasan Wajok, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, menuai keluhan masyarakat.

Perusahaan tersebut diduga membuang limbah ke aliran Sungai Kapuas. Dugaan ini memicu keresahan warga karena dikhawatirkan berdampak terhadap kualitas air dan kelestarian lingkungan.

Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa dugaan pembuangan limbah tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.

Menurut warga, persoalan ini bukan sekadar keluhan biasa. Sungai Kapuas merupakan sumber kehidupan masyarakat yang harus dijaga dari potensi pencemaran akibat aktivitas industri.

Warga mengaku telah berupaya menyampaikan keluhan secara langsung kepada pihak perusahaan dengan harapan mendapatkan penjelasan dan solusi. Namun, respons yang diterima justru disebut bernada tantangan.

“Silakan, siapa yang lebih kuat,” demikian pernyataan yang menurut pengakuan warga disampaikan oleh pihak manajemen perusahaan.

Pernyataan tersebut semakin menambah kekecewaan masyarakat.

Warga menilai perusahaan semestinya memberikan penjelasan secara terbuka, bukan merespons keluhan mengenai dugaan pencemaran lingkungan dengan pernyataan yang terkesan menantang.

Masyarakat pun mempertanyakan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.

Jika dugaan pembuangan limbah tersebut benar terjadi, persoalan ini harus ditindaklanjuti melalui pemeriksaan dan pengujian secara resmi.

Warga mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mempawah bersama instansi berwenang segera turun ke lokasi untuk memeriksa sistem pengelolaan limbah perusahaan, mengambil sampel air, serta melakukan pengujian laboratorium guna memastikan ada atau tidaknya pencemaran.

Apabila ditemukan pelanggaran, masyarakat meminta agar perusahaan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Rabu (4/11/2026), Rafael selaku manajer Semen Tiga Roda belum memberikan penjelasan terkait dugaan aktivitas pembuangan limbah semen ke aliran Sungai Kapuas di kawasan Wajok.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak manajemen perusahaan mengenai keluhan warga tersebut.

Persoalan ini diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya DLH Kabupaten Mempawah, agar segera melakukan pemeriksaan langsung dan memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi operasional perusahaan.

Sebab, Sungai Kapuas bukan tempat pembuangan limbah industri. Aktivitas usaha harus berjalan sesuai aturan dan tidak boleh mengabaikan hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Tim Lintasnews.id akan terus berupaya meminta klarifikasi pihak perusahaan dan menelusuri tindak lanjut dari instansi terkait.

(Rn)